Home » Sekretariat » Rakor LTT Padi Bulan Juli, Semangat Kerja Sepenuh Hati
OPTIMIS. Catur Sulistiyanto ( Kadispertanpangan Kudus) , Mohadi, mantri tani Kecamatan Gebog sedang diterapi menumbuhkan optimisme oleh Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Suwandi, Kapten Subekhi (Pasiter Kodim Kudus) dan Wisnu Wasisa Putra ( Kepala BBPKH Cinagara Bogor) di aula Dispertanpangan Kudus.

Rakor LTT Padi Bulan Juli, Semangat Kerja Sepenuh Hati

Kota,- Guna mensukseskan program swasembada pangan nasional, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus melakukan rapat koordinasi pencapaian LTT ( luas tambah tanam) pada bulan Juli 2018 di wilayah Kabupaten Kudus, Kamis (12/07).

Rapat koordinasi dipimpin langsung Catur Sulistiyanto S.Sos MM, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) bersama Kapten Subekhi (Pasiter Kodim 0722 Kudus) dan drh Wisnu Wasisa Putra ( Kepala BBPKH Cinagara). Selain itu juga dihadiri Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Dr Ir Suwandi Msi.

SEPENUH HATI. Pasiter Kodim 0722, Kapten Subekhi bersama Catur Sulistiyanto (Kadispertanpangan Kudus), Suwandi ( Dirjen Hortikultura Kementan RI) dan Wisnu Wasisa Putra ( Kepala BBPKH Cinagara) bersama-sama mewujudkan LTT sesuai target.

“ Sekarang kita duduk bersama disini, mantri tani dan jajaran Koramil. Dengan selalu berkoordinasi kita optimis untuk mencapai target LTT yang berikan ke Kabupaten Kudus. Bulan ini Kudus mendapat target LTT 725 hektar ,” kata Catur Sulistiyanto, Kadispertanpangan Kudus, saat membuka acara rapat koordinasi di aula Dispertanpangan Kudus.

“ Hal ini berkaitan dengan kondisi cuaca kemarau, dimana banyak petani tidak menanam padi tetapi polowijo ,” imbuhnya.

Narasumber kedua, Wisnu Wasisa Putra dari Kepala BBPKH Cinagara, memaparkan tentang strategi untuk pencapaian LTT sesuai yang ditetapkan pada rapat koordinasi di kota Semarang sebelumnya. Caranya dengan memacu wilayah yang masih bisa digunakan untuk menanam padi pada MT III ini.

“ Contohnya seperti yang kita kerjakan bersama di wilayah Kecamatan Mejobo. Terdapat lahan tidur yang belum pernah digarap. Kita bantu memberikan alsintan untuk mengolah lahan tersebut. Sehingga bisa untuk menanam padi. Maka otomatis menambah jumlah LTT ,” ujar Wisnu Wasisa Putra.

Selain itu juga mendorong agar UPJA dikelola oleh kalangan generasi muda. Sehingga tingkat operasionalnya bisa lebih cepat dibandingkan dengan berusia lanjut. Kemudian, mengajak petani di lahan rawa untuk menanam padi gogo atau gora ( gogo rawa).

“ Nanti juga akan ada alokasi bantuan benih 5000 ton dari Kementerian Pertanian. Namun sebelumnya mari kita capai dulu LTT yang sekarang ,” tukasnya.

Sedangkan Kapten Subekhi, Pasiter Kodim 0722 Kudus, meminta para Koramil dan Babinsa untuk selalu terus berkoordinasi dengan mantri tani dan PPL ( Penyuluh Pertanian Lapangan). Sehingga lokasi atau lahan-lahan yang belum terjangkau bisa terpetakan dengan tepat.

“ Kami minta Babinsa untuk jemput bola, jangan diam saja. Cari lahan-lahan yang siap ditanami dan benih yang siap tanam namun belum masuk data. Baik data di PPL maupun data Babinsa sebelumnya. Saya contohkan sendiri beberapa waktu lalu saat orientasi wilayah menemukan ada petani menanam padi gogo, namun belum masuk data. Padahal ini bisa masuk tambahan LTT. Selain itu, apabila ada kendala di lapangan mohon segera secepatnya berkoordinasi. Seperti Babinsa kecamatan Jati, begitu menemukan ada lahan terkendala air padahal ada sungai tidak jauh. Saya langsung koordinasi dengan bapak kepala Dinas Pertanian untuk meminjam pompa. Alhamdulilah, langsung dengan cepat ada pompa. Sekali lagi kami berterimakasih sekali untuk pak Catur ( Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus) atas respon dan bantuannya yang sangat cepat ,” papar Subekhi.

Setelah ketiga narasumber menyampaikan paparan, kemudian Catur Sulistiyanto meminta para koordinator BPP (Balai Penyuluh Pertanian) di sembilan kecamatan untuk memberikan laporan terkait lahan sudah tanam dan potensi untuk ditanami selanjutnya. Selain itu juga kendala yang dihadapi pada masing-masing desa sehingga bisa temukan solusi untuk mengatasinya. Hasilnya, target LTT yang dibebankan pada kabupaten Kudus 725 hektar diperkirakan bisa tercapai. Hal ini karena berdasarkan potensi LTT terdapat 742 hektar.

SINERGI. Para mantri tani dan Koramil serta Babinsa Kodim 0722 duduk bersama koordinasi terkait luas tambah tanam bulan Juli 2018.

Rapat koordinasi terasa istimewa dengan hadirnya Dirjen Horikultura Kementerian Pertanian RI, Dr Ir Suwandi Msi sekira pukul 12.15 wib.

“ Alhamdulilah untuk target bulan Juli 2018 ini bakal bisa tercapai. Dan Kudus ini istimewa karena selalu dekat dengan target LTT. Namun jangan lupa dengan hutang-hutang target sebelumnya yaa. Kami berharap bisa segera terlunasi hutang-hutang LTT  sebelumnya ,” terang Suwandi saat memberikan sambutan.

Penjelasan karuan membuat para mantri tani dan peserta rapat koordinasi lainnya mengendor semangatnya. Pasalnya, sebelumnya sudah merasa puas dengan berhasilnya capaian target LTT bulan Juli 2018. Namun, ekspresi turunnya semangat peserta rakor ini langsung terbaca oleh Suwandi. Sehingga memberikan tips untuk terus bersemangat dalam melaksanakan pekerjaan yakni pencapaian LTT dan melunasi hutang target sebelumnya.

“ Kita harus selalu optimis, bahwa pekerjaan-pekerjaan kita akan tercapai semua. Caranya, mari kita laksanakan bersama-sama senam motivasi ini. Sehingga yang tadinya lemah bakal bisa jadi kuat  ,” cetusnya.

Suwandi kemudian mempraktekkan pada Mohadi, mantri tani Kecamatan Gebog yang sebelumnya berekspresi pesimis setelah mengetahui wilayahnya paling banyak minus atau berhutang LTT dari target sebelumnya. Kemudian berturut turut Catur Sulistiyanto (Kadispertanpangan Kudus) dan Argo Sunanto, mantri tani kecamatan Kaliwungu.

Acara rapat koordinasi diakhiri dengan senam the winner dengan tujuan bersama-sama bekerja sepenuh hati dengan rasa bahagia.

“ Selanjutnya kita senam the winner bersama-sama, sehingga nanti muncul dorongan untuk terus selalu maju dan optimis dalam bekerja. Nanti bisa dilakukan di rumah setiap hari sekitar 20 menitan ,” tandasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kadispertanpangan Bersama Dandim 0722 Kunjungi Mitra Bulog

Undaan,- Serapan beras dari hasil panen petani di wilayah Kabupaten Kudus oleh Perum Bulog yang ...