Home » Perikanan » Tim Pengawas Hasil Mutu Perikanan Semarang Kunjungi Kudus

Tim Pengawas Hasil Mutu Perikanan Semarang Kunjungi Kudus

[et_pb_section admin_label=”section”][et_pb_row admin_label=”row”][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Teks” background_layout=”light” text_orientation=”left” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”]

Tim dari Laboratorium Pengujian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan Semarang melakukan kunjungan ke Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kudus pada Selasa 9 Agustus 2016.

Kedatangan rombongan ini dalam rangka Monitoring Residu Bahan Kimia Berbahaya, Monitoring Air, Es, Kesegaran Produk dan Good Manufacturing Practice (GMP) / Standard Sanitation Operating Procedure(SSOP) pada produk perikanan di sejumlah Usaha Mikro,  Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus.

Prinsip dasar GMP lebih menekankan pada proses produksi yang benar bukan hanya sekedar proses pemeriksaan atau inspeksi/testing. Oleh karena itu Good Manufacturing Practice (GMP) harus diterapkan kepada semua aspek-aspek yang berhubungan dengan produksi.

Cakupan secara umum dari penerapan standar GMP adalah Disain dan fasilitas, Produksi (Pengendalian Operasional), Jaminan mutu, Penyimpanan, Pengendalian hama, Hygiene personil, Pemeliharan, Pembersihan dan perawatan , Pengaturan Penanganan limbah , Pelatihan dan  Consumer Information (edukasi konsumen).

SSOP (Sanitation Standard Operating Prosedured) adalah Prosedur Pelaksanaan Sanitasi Standar yang harus dipenuhi oleh suatu UPI (Unit Pengolahan Ikan) untuk mencegah terjadinya kontaminasi terhadap produk yang diolah.

Persyaratan sanitasi adalah standar kebersihan dan kesehatan yang harus dipenuhi, termasuk standar higienis. Hal ini sebagai upaya mematikan atau mencegah hidupnya jasad renik patogen dan mengurangi jasad renik lainnya agar hasil perikanan yang dihasilkan dan dikonsumsi tidak membahayakan kesehatan dan jiwa manusia.

Aspek-aspek yang harus ditulis dalam SSOP :

  1. Pengendalian pest (seranga, tikus dan binatang lain)
  2. Desain dan lay-out unit pengolahan
  3. Prosedur pembersihan dan sanitasi
  4. Hygiene personil
  5. Toilet
  6. Penanganan limbah
  7. Pasok air dan es
  8. Bahan kimia, pembersih dan sanitiser.

 

UMKM Perikanan yang dikunjungi adalah 2 pengolah Bandeng Presto di Desa Cendono-Kecamatan Dawe dan Desa Loram Wetan-Kecamatan Jati serta Pengasapan Ikan di Desa Kalirejo-Kecamatan Undaan. (AS).

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kudus Ikuti Kontes Induk Nila Pandu-Kunti Tingkat Jateng

Jekulo,- Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus melalui Bidang Perikanan mengikuti kontes induk unggul ikan ...