Home » Ketahanan Pangan » Tanam Padi Jajar Legowo di Lahan BPP Jekulo

Tanam Padi Jajar Legowo di Lahan BPP Jekulo

[et_pb_section admin_label=”section”][et_pb_row admin_label=”row”][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Teks” background_layout=”light” text_orientation=”left” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”]

Tanam padi jajar 2:1 (Jajar Legowo) di lahan BPP Jekulo dilakukan pada 11 Agustus 2016 pukul 10.45 WIB di lahan seluas 800 m2 dan  membutuhkan benih varietas Ciherang sebanyak 3 kg. Penanaman yang dilaksanakan hari ini diperkirakan akan panen pada tanggal 13 Nopember 2016. Kegiatan ini bertujuan untuk pembelajaran bagi regu tanam petani di sekitar BPP Jekulo.

Jajar legowo pada dasarnya berasal dari kata jajar bercampur lego (lega), dan dowo (panjang), yang keduanya berasal dari bahasa Jawa; diperkenalkan oleh seorang pejabat Dinas Pertanian Banjarnegara, Legowo. Cara ini diperkenalkan tahun 1996. Namun makna aslinya adalah cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong. Tanaman yang seharusnya ditanam pada barisan yang kosong dipindahkan sebagai tanaman sisipan di dalam barisan.

Metode tanam seperti ini adalah salah satu rekomendasi paket Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT).

Adapun manfaat tanam padi jajar legowo adalah :

  1. Memperbanyak tanaman pinggir barisan supaya semakin banyak sinar matahari , maka proses fotosintesis daun semakin tinggi sehingga akan mendapatkan buah yang lebih berat;
  2. Lahan relatife terbuka dapat Menekan serangan  hama tikus, kelembaban akan semakin berkurang  sehingga penyakit semakin berkurang;
  3. Mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT);
  4. Menambah populasi tanam, missal pada legowo 2:1 bertambah 30 %, dengan bertambahnya populasi tanam akan memberikan peningkatan produksi.

Tanam padi jajar legowo di lahan BPP Jekulo sebagai Demplot cara tanam, dengan harapan dapat ditiru oleh petani yang lain. (AS).

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bidang Ketahanan Pangan Ikuti Lomba Masakan Khas Daerah Berbahan Jagung

Jakarta,- Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan ( Dispertanpangan) mewakili Pemkab Kudus mengikuti lomba ...