Home » Peternakan » Sapi Ongole Kudus Raih Juara di Kontes Ternak Jateng
PRESTASI. Catur Sulistiyanto, Kadispertanpangan dan Sukarno Peternak Sapi Ongole mengapit sapi peraih juara III kategori induk tingkat Jawa Tengah.

Sapi Ongole Kudus Raih Juara di Kontes Ternak Jateng

Boyolali,- Prestasi luar biasa kembali diraih Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kudus yang dikomandani Catur Sulistiyanto S.Sos MM. Kali ini melalui Bidang Peternakan berhasil memperoleh juara III kontes ternak Jawa Tengah 2017 komoditas Sapi Peranakan Ongole (PO) untuk kategori Induk. Acara digelar di Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Boyolali selama dua hari, Selasa dan Rabu (3-4/10).

Kenapa Luar biasa? Sebab Kabupaten Kudus bukan wilayah sentra peternakan sapi jenis Ongole, lebih banyak peternak jenis simental dan limousin. Selain itu, Kudus dikenal sebagai daerah peternakan Kerbau. Sedangkan di kawasan Pantura Jateng sapi ongole selama ini berada di Rembang dan Blora.

Catur Sulistiyanto, Kadispertanpangan Kudus, mengungkapkan bahwa agenda gelar potensi peternakan ini merupakan bagian upaya khusus percepatan populasi sapi dan kerbau bunting (upsus siwab). Jateng merupakan salahsatu penyangga program ini dan selama sembilan bulan pelaksanaan, posisinya selalu teratas di 34 Provinsi di Indonesia. Nah, Kudus yang sudah ditetapkan sebagai salahsatu kawasan peternakan Kerbau juga berupaya untuk menjadi bagian percepatan populasi sapi. Terutama jenis lokal ongole.

“ Untuk populasi Kerbau, kita sudah diakui di tingkat nasional. Sekarang kita mendapat pengakuan untuk jenis sapi induk tingkat Jawa Tengah,” ujar Catur Sulistiyanto yang langsung mendampingi peternak di lokasi acara, Rabu (04/10) siang.

Sidi Pramono, Kasie Produksi dan Keswan Bidang Peternakan Dispertanpangan Kudus, menambahkan bahwa sapi ongole yang meraih prestasi di provinsi Jawa Tengah itu merupakan juara I pada kontes indukan tingkat Kabupaten Kudus.

BERSAMA. Sukarno menerima Trophy, uang pembinaan dan piagam penghargaan dari Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Agus Wariyanto didampingi Sidi Pramono, Kasie Produksi dan Keswan bersama Dwi Listyani, Kasie Usaha Sarana dan Prasarana Peternakan Bidang Peternakan serta drh Anton.

“ Malah pak Sukarno itu malah belum sempat memegang hadiah sebagai pemenang di Kudus loh. Sebab ada kabar dadakan untuk segera mengirimkan sapinya ke provinsi Jateng. Kita rapat dan putuskan sebagai pemenang tanggal 19 September, lalu tanggal 20-nya dikirim ke Boyolali di arena kontes ternak Jawa Tengah ,” cerita Sidi Pramono.

Sapi ongole milik Sukarno, warga Desa Lau Kecamatan Dawe itu umurnya 2,5 tahun dengan berat 450 kilogram. Selain itu sudah pernah melahirkan satu kali. Setelah didaftarkan mengikuti kontes ternak Jawa Tengah 2017, tim dari Dinas Peternakan dan Keswan Jawa Tengah kemudian melakukan kunjungan.

“ Tim dari Jawa Tengah datang untuk mengukur kondisi sapi, diperiksa kesehatan dan dirogoh reproduksinya. Mereka menyatakan bila PO dari Kudus masuk nominasi ,” imbuhnya.

Atas prestasi ini, Sidi Pramono berharap bisa merangsang peternak di Kudus untuk mengembangkan sapi ongole. Sebab perawatan budidayanya lebih murah dan mudah. Hal ini juga sebagai upaya menjaga jumlah sapi ongole yang merupakan khas Jawa Tengah tidak punah.

“ Saat ini indukan Sapi ongole di Kudus hanya ada 50 ekor ,” tukasnya.

Sebagai gambaran, sebanyak 59 sapi non perah mengikuti kontes ternak yang berlangsung di Boyolali. Sapi-sapi unggulan tersebut berasal dari 19 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang berlomba dalam beberapa kategori. Kontes ternak itu diselenggarakan dalam kegiatan Gelar Potensi Peternakan Jawa Tengah tahun 2017, yang berlangsung di Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Boyolali. Juri terdiri dari tiga orang yakni Dyah Maharani dari UGM, Muryanto dari BPTP Jawa Tengah dan Bambang Setiadi dari Komisi Bibit Kementerian Pertanian RI.

Kategori yang dilombakan ada 4 jenis, yaitu Pejantan, Calon Pejantan, Induk dan Calon Induk. Nah, Kabupaten Kudus yang diwakili Sukarno mengikuti kategori Induk meraih Juara III. Sebagai pemenang pertama diraih peternak asal Kabupaten Boyolali bernama Widodo, dan urutan kedua Suhadi dari Rembang. (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bidang Peternakan Pantau Peredaran Obat Hewan

Kota,- Guna menjamin keamanan dan kesejahteraan para peternak di wilayah Kabupaten Kudus, Dinas Pertanian dan ...