Home » Peternakan » Pelayanan Cepat untuk Peternak Kambing
PELAYANAN. Bambang Slamet Rustriyanto, mantri ternak kecamatan Kota dan Jati sedang menyuntik kambing milik Widarsono di desa Pasuruan Kidul.

Pelayanan Cepat untuk Peternak Kambing

Jati,- Perintah Bupati Kudus H. Musthofa SE MM pada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat langsung dilaksanakan Dinas Pertanian dan Pangan yang dipimpin Catur Sulistiyanto S.Sos MM. Kali ini melalui Bidang Peternakan dengan pelayanan cepat menangani keluhan peternak yang kambingnya sakit.

Ceritanya, Widarsono, Ketua Kelompok ternak Kambing “Ngupadi Rizki Barokah” Desa Pasuruhan Kidul, mengirimkan pesan melalui telepon selulernya ke Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. Bahwa terdaapat kambing miliknya dalam kondisi lemas dan tidak mau makan yang disediakan di dalam kandang.

Menanggapi hal ini, Bambang Slamet Rustriyanto selalu mantri ternak Kecamatan Jati dan Kota, memberitahukan ke Kabid Peternakan, drh Sa’diyah untuk menindaklanjuti ke lokasi.

“ Pak Kepala Dinas ( Catur Sulistiyanto) kan sudah memberikan kebijakan bila pelayanan masyarakat bisa melalui smartphone. Nah, iki yang sambat kelompoknya dan orangnya jelas terdata sebagai binaan kita. Maka kewajiban sebagai mantri ternak memberitahukan ke Bu Kabid kalau saya yang ke Pasuruan Kidul. Tidak usah menunggu perintah, nanti kelamaan. Kambing milik peternak keburu mati nanti ,” ujar Bambang Slamet Rustriyanto.

Perjalanan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kudus menuju kandang poknak di desa Pasuruhan Kidul itu hanya 15 menit. Kedatangan mantri ternak ini sudah ditunggu Widarsono dan seorang anggotanya.

Widarsono menjelaskan bila kambing yang sakit merupakan pembelian satu minggu sebelumnya dari beda kecamatan. Ketika dimasukkan kandang tidak terdapat keanehan dan makan lahap seperti lainnya. Kawasan kandang ini berisi 25 ekor kambing. Namun ketika beberapa malam lalu turun hujan, kondisi kambing terlihat mulai melemah. Kemudian diikuti enggan makan rumput yang disediakan.

Mendengar penjelasan ini, Bambang Slamet lalu memeriksa mulai dari mulut hingga perut.

“ Ini tidak kuat dengan perubahan cuaca yang drastis. Kambing di kandang lainnya tidak sakit karena selalu kita periksa, lah  yang ini kan pembelian dari luar. Jadi mungkin kesehatannya tidak terpantau ,” terangnya.

Mantri ternak berkacamata ini kemudian mengeluarkan alat suntik dan obat-obatan dari dalam tasnya.

“ Kita suntik dengan vitamin dan antibiotik supaya tidak terjadi infeksi. Sebelumnya kambingnya kan mencret dan tidak mau makan. Jadi kondisi tubuhnya melemah, jadi kita beri vitamin supaya kuat ,” ungkapnya.

“Alhamdulilah, saya sudah tidak khawatir lagi karena kambingnya sudah mendapat suntikan dari ahlinya ,” ucap Widarsono usai melihat kambingnya disuntik.

 

Manfaatkan Limbah.

BERMANFAAT. Widarsono bersama anggotanya saat membuat pupuk organik berbahan kotoran kambing dari miliknya.

Tidak hanya memberikan pelayanan pengobatan, Bidang Peternakan juga mengarahkan poknak untuk memanfaatkan kotoran kambingnya menjadi pupuk organik. Jadi selain tidak menimbulkan pencemaran pada lingkungan sekitar karena berada di pertengahan pemukiman penduduk, juga bisa menambah dana untuk kelompok.

Pupuk organik produksi Poknak Ngupadi Rizki Barokah sudah digunakan untuk tanaman cabai.

“ Terimakasih atas pembinaan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. Sekarang kami bisa memproduksi 4 kuintal perbulan pupuk organik. Sudah ada yang menggunakan pupuk ini. Misalnya Suratno, pegawai UPT kecamatan Gebog untuk tanaman jagung dan Nor Ali, petani cabai di desa Pasuruhan Kidul seluas 2000 meter persegi. Hasilnya bagus semua ,” kata Widarsono.

Keberhasilan Kelompok Ngupadi Rizki Barokah membuat pupuk organik ini membuat Kepala Desa setempat mengajaknya untuk mendirikan BUMDes. Namun belum mendapatkan persetujuan karena diminta untuk menangani semuanya.

“ Kami ini bisanya ya produksi, kalau di BUMDes itu juga diminta menangani pemasaran ya kami menyatakan tidak sanggup. Nanti kalau pihak desa sudah menemukan orang bagian pemasaran pasti kita siap mendukung BUMDes ,” terangnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bidang Peternakan Pantau Peredaran Obat Hewan

Kota,- Guna menjamin keamanan dan kesejahteraan para peternak di wilayah Kabupaten Kudus, Dinas Pertanian dan ...