Home » Sekretariat » Kolaborasi Dispertanpangan dan UMK untuk Agroexpo- Seminar Nasional 2017
. Catur Sulistiyanto hadir ditengah-tengah para Bidang dan BPP yang sedang menata stand dan berdialog dengan Hardjono ( Koordinator BPP Jekulo). Sampai berita ini diturunkan masih di lokasi stand pameran.

Kolaborasi Dispertanpangan dan UMK untuk Agroexpo- Seminar Nasional 2017

Bae,- Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Kudus ke 468 dan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kudus melakukan kolaborasi dengan Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan Agroexpo dan Seminar Nasional Pertanian di Kampus UMK Kudus. Selain itu juga penandatanganan MoU antara Pemkab Kudus dengan Universitas Muria Kudus pada Jumat (22/09) besok pagi. Sedangkan acara Agroexpo berlangsung selama dua hari yaitu Jumat dan Sabtu.

Stand dari BPP Jekulo paling cepat selesai dibandingkan kecamatan lain siang tadi.

Catur Sulistiyanto S.Sos MM, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, kegiatan agroexpo ini merupakan salahsatu upaya membangun keterpaduan penanganan pertanian yang lebih baik antara Pemkab Kudus, Akademisi, swasta, pelaku usaha dan masyarakat. Dalam hal ini untuk mendorong pertanian dan peningkatan produksi. Selain itu, dapat mengembangkan jaringan pasar global komoditas agro serta sebagai ajang transfer informasi dan teknologi pertanian bagi petani dengan akademisi dan pelaku usaha.

“ Acara ini untuk memperkenalkan dan mempromosikan kepada masyarakat luas mengenai produk-produk pertanian unggulan dan peran penyuluh pertanian di Kabupaten Kudus ,” ujar Catur Sulistiyanto, disela-sela ikut menata stand expo, Kamis (21/09) siang.

Menurut Ketua Penyelenggara, Hendi HS, kegiatan ini diikuti oleh 54 stand Dinas Pertanian dan Kabupaten Pati, Jepara dan Demak.. Dan untuk Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus menampilkan 14 stand untuk Bidang-bidang lingkup Dinas Pertanian dan Pangan Kudus serta 9 BPP ( balai Penyuluh Pertanian) kecamatan dan satu stand untuk asosiasi pengolah dan pemasar ikan ( APPI). Sedangkan lainnya merupakan UKM Pelaku usaha produk pertanian, perikanan dan peternakan.

“ Melalui acara ini juga akan terlihat BPP atau penyuluh pertanian mana yang mempunyai inovasi dan terobosan untuk memajukan pertanian. Sebagai kepala OPD, saya suka tantangan selalu inovasi terbaru. Jadi nanti Penyuluh yang berprestasi pasti akan mendapatkan reward ,” tambah Catur Sulistiyanto.

BPP Mejobo menampilkan miniatur teknologi menanam padi pada lahan rawa ( padi terapung) dan produksi pestisida nabati.

Mulai siang, seluruh Bidang yakni Tanaman Pangan dan Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan serta sembilan BPP nampak kompak bekerjasama menata stand masing-masing.

Misalnya, stand BPP kecamatan Jekulo dibawah komando Hardjono selaku koordinator dimulai dengan merapikan ranting pohon yang berada tepat didepannya. Kemudian bersama PPL diwilayahnya membagi tugas memasang banner, menata meja sampai menata produk-produk pertanian seperti jagung, pisang byar dan lainnya.

“ Untuk banner memang sudah kita siapkan terpasang di papan, jadi sampai disini tinggal mengikat ke tiang saja. Supaya tidak membutuhkan waktu lama ,” ujar Hardjono disela-sela mengatur pembagian tugas.

Stand BPP Kecamatan Mejobo menampilkan inovasi cara bercocok tanam padi di lahan terapung. Namun terkait tempat yang terbatas, maka ditampilkan dalam container berisi air. Selain itu juga kreasi pestisida nabati dari hasil penyulingan bahan-bahan alami.

“ Kemarin pas ikut lomba Kreanova tingkat Kudus, alat pembuat pestisida nabati ini meeraih juara dua ,” ujar Puji Lestari, PPL kecamatan Mejobo.

Sedangkan kecamatan Kota menampilkan pembibitan tanaman buah-buahan dan proses penanaman di dalam polibag. Hal ini supaya bisa diaplikasikan pada warga kecamatan Kota, dimana lokasi lahan semakin terbatas.

Temoat Acara seminar nasional di gedung Auditorium UMK Kudus.

Selain menyelenggarakan expo, besok pagi juga diselenggarakan seminar nasional dengan tema “Peran Penyuluh, Petani dan lembaga pendidikan/Penelitian dalam mendukung kedaulatan pangan”. Pembicaranya : Bupati Kudus H. Musthofa SE MM, Prof. Dr, Ir, Darsono, M.Si dan Warsana, SP, M.Si.

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini, nantinya para pengunjung banyak disuguhkan dengan adanya display tanaman di lahan yang merupakan pameran stand-stand di lahan parkir UMK. Karena itu, untuk  warga Kudus dan sekitarnya kesempatan ini menjadi peluang bagus guna mengetahui perkembangan pertanian beserta produknya.  (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Catatan SAE 2017 (03) : Raih Juara III Kontes Induk Nila Unggul Tingkat Jawa Tengah

Temanggung,- Gelaran Soropadan Agro Expo (SAE) 2017 sudah berakhir beberapa waktu lalu, Dinas Pertanian dan ...