Home » Tanaman Pangan dan Perkebunan » Gubernur dan Sekda Jateng Kepincut Duku Sumber
Gubernur Jateng saat mencicipi Buah Duku Sumber di Stan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus.

Gubernur dan Sekda Jateng Kepincut Duku Sumber

Semarang,- Seperti diperkirakan sebelumnya, lezatnya Buah Duku Sumber yang tampil di stand Dinas Pertanian dan Pangan ( Distan Pangan) Pemkab Kudus menarik perhatian para pengunjung di festival Buah Jawa Tengah 2017. Acara ini digelar di halaman kantor Gubernur Jateng selama dua hari, Sabtu (4/3) dan Minggu (5/3) dan dibuka langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Selain dari Kabupaten Kudus, hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah seperti Pati, kebumen, Pekalongan, Klaten serta Rembang mengikuti acara tersebut.

“ Acara ini untuk mendorong peningkatan konsumsi dan daya saing produk buah lokal di pasar Global ,” kata Ganjar dalam sambutanya. “ Ternyata, banyak potensi buah yang kita miliki seperti buah duku , rambutan, durian, naga, pisang serta lainya. Mari kita memperbaiki kualitas buah-buah kita dan mari serang pasar dunia ,” imbuhnya.

Usai membuka acara, pejabat berambut putih itu berkeliling stand bersama para pejabat pemprop lainya. Nah, ketika mampir ke stan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus, dia langsung tertarik dengan bentuk buah duku yang lain dari biasanya. Usai incip satu butir, kemudian mengajak Sri Puryono, Sekdaprov, untuk merasakan juga.

“ Enak ini. Dagingnya tebal dan beda dengan duku biasanya (palembang). Ada berapa banyak ini di Kudus. Kalau bisa diperbanyak tentu bisa bersaing global. Enak kan Pak Sekdaprov ? ,” ucap Ganjar sambil melirik Sekdaprov yang langsung mengangguk-angguk.

Catur Sulistyanto S.Sos, MM, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus, mengungkapkan bahwa buah duku sumber setiap tahun mengikuti festival selalu meraih penghargaan.

“ Ada banyak di kita ( Kudus). Berbuahnya bulan Februari dan maret ,” kata Catur Sulistyanto. “ Buah Duku Sumber ini harganya mahal. Rp 30 ribu perkilo, beda dengan duku biasa yang hanya Rp 10 ribu. Tapi Duku Sumber ini laris. Sebab unggul dagingnya lebih tebal, biji kecil dan ukuranya lebih besar dari duku biasanya ,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Harjuli, Bidang Penyuluhan Paska panen dan Bina Usaha Distanbun Jateng mengatakan bahwa sebaiknya buah Duku Sumber ini diperbanyak melalui balai benih wilayah Semarang.

“ Ini untuk lebih meningkatkan jumlah produksi. Jadi prosesnya tidak lagi secara tradisional. Secara kualitas ini kan sudah bagus. Kalau nanti ada banyak permintaan, tapi jumlah yang tersedia sedikit tentu tidak bisa bersaing secara global ,” kata Harjuli.(*)

 

One comment

  1. Ulil arham syarof

    Mohon fihak distanpangan kab. Kudus bisa menyediakan bibit unggul duku sumber agar warga sumber semangat lagi dalam menanam duku sumber. Karena duku sumber makin hari makin langka dusebabkan susahnya perawatan pohon duku dan lamanya masa panen mulai dari penanaman bibit hingga berbuah butuh waktu puluhan tahun. Mungkin hal seperti itu bisa diatasi oleh fihak distanpangan kudus dengan menggandeng perguruan tinggi pertanian untuk mendapatkan bibit yang lebih berkualitas dan mudah dalam perawatannya.
    Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ajak Petani Menggunakan Pupuk Organik

Undaan,- Pemerintah Kabupaten Kudus yang dipimpin Bupati H. Musthofa SE MM terus mengupayakan peningkatan produksi ...