Home » BBT » Bupati Kudus Musthofa Jadi Narasumber Utama Seminar Nasional Pertanian
Bupati Musthofa SE MM saat memberikan paparan terkait ketahanan pangan wilayah Kudus dan kawasan pegunungan Muria.

Bupati Kudus Musthofa Jadi Narasumber Utama Seminar Nasional Pertanian

Bae,- Kedaulatan pangan adalah hidup-matinya bangsa. Jika tidak terpenuhi bisa terjadi malapetaka. Untuk itu perlu upaya maksimal untuk mewujudkannya demi tercapainya ketahanan pangan.  Demikian disampaikan Bupati Kudus H. Musthofa SE MM memberi motivasi mahasiswa pertanian dan penyuluh pertanian muria raya di Universitas Muria Kudus (UMK), Jumat (22/9) siang. Bupati mengutip pernyataan Presiden Soekarno mengenai pentingnya kedaulatan pangan bagi sebuah bangsa.
Melihat adanya tantangan mengenai pengembangan pertanian, Bupati meminta mahasiswa UMK tidak hanya belajar secara normatif. Namun harus bisa berinovasi mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
“Silakan para mahasiswa datang ke Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. Penandatangan MoU ini sebagai wujud kebersamaan pemerintah dan civitas akademika memajukan pertanian,” tegas Bupati yang baru saja meneken MoU kerjasama dengan Rektor UMK ini.
Pemkab Kudus pun telah berupaya untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang ada. Salah satunya dengan membangun infrastruktur berupa bendungan Logung. Target rampung di 2018 bisa memberikan manfaat secara maksimal bagi para petani..
” Termasuk adanya kemajuan teknologi adalah hal yang tidak bisa dihindari. Untuk itu mahasiswa bersama para penyuluh diminta menjadi pelopor penerapan teknologi ini,” imbuhnya pada acara yang dihadiri penyuluh pertanian dari wilayah pantura timur (muria raya) ini.
Upaya lain Pemkab yakni dengan pengaturan musim tanam, penyusunan RDKK pupuk bersubsidi, serta adanya coverage asuransi bagi petani. Tentunya ini butuh kebersamaan bersama para petani, penyuluh, dan peran mahasiswa.

Bupati Kudus Musthofa SE MM melakukan MoU dengan Rektor UMK Dr Suparnyo.

Dijelaskan, pengaturan musim tanam ini karena sudah menjadi rahasia umum bila sering terjadi rebutan air dari aliran Waduk Kedungombo ke Kudus dan Pati. Hal ini juga berdasarkan pengalamannya saat turun ke kawasan Undaan bersama Ketua DPRD Kudus.

“ Alhamdulilah MT I nanti, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus ( Catur Sulistiyanto) langsung turun ke Bendung Klambu mengawal pembukaan air. Kalau tidak mungkin wilayah lain yang diutamakan lebih dahulu ,” ungkap calon Gubernur Jawa Tengah itu.
Acara ini juga dihadiri Rektor UMK Dr. Suparnyo serta dua pembicara lain. Yakni Prof. Dr. Darsono dari UNS serta Warsana dari Ketua DPW Perhitani Jateng.. Juga dirangkai dengan agro expo yang menyajikan berbagai produk unggulan pertanian.
Rektor mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk menggali dan memperkenalkan produk pertanian lokal. Khususnya di kawasan pegunungan Muria. Agar siap menghadapi persaingan pasar bebas.

Kemudian siangnya usai salat Jumat MoU antara Bupati Kudus H Musthofa dengan Rektor UMK ditindaklanjuti dengan MoU antara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) , Catur Sulistiyanto S.Sos MM dengan Dekan Fakultas Pertanian UMK Ir Zeh Nahdi MSc.

Kadispertanpangan Kudus, Catur Sulistiyanto S.Sos MM teken MoU dengan Dekan Fakultas Pertanian UMK Ir Zeh Nahdi MSc.

Hendi Hendro HS, Ketua Panitia Agroexpo, mengatakan bahwa MoU ini sebagai kewajiban dari Tridarma perguruan tinggi yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“ Ini merupakan salahsatu langkah kami sebagai keprihatinan semakin menurunnya jumlah petani. Melalui program-program seperti agroexpo dan seminar sebaga cara promosi untuk menarik kalangan generasi muda. Melalui MoU dengan Dinas Pertanian Kudus, nanti mahasiswa-mahasiswa Fakultas Pertanian Kudus bisa langsung mengaplikasikan teori yang diterimanya di kampus ke lapangan ,” kata Hendi Hendro di depan stand Dinas Pertanian dan Pangan Kudus. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

PPL Admin Kecamatan Dilatih Input Data Kartu Tani

Mejobo,- Setelah Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus melakukan sosialisasi tentang kartu tani di level ...